SNK menjadi sorotan setelah merilis trailer pengumuman Season 2 untuk game fighting Fatal Fury: City of the Wolves yang diduga kuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif. Kontroversi ini memicu gelombang protes dari komunitas penggemar, bahkan berujung pada pengunduran diri seorang moderator server Discord resmi game tersebut.
Trailer yang dirilis pada Jumat, 16 Januari 2026, menampilkan sejumlah adegan singkat yang oleh banyak pihak dinilai memiliki ciri visual khas hasil AI generatif. Indikasi yang disebut-sebut antara lain koreksi sumber cahaya yang berlebihan, ekspresi karakter yang terlihat tidak wajar, detail karakter yang tidak akurat, serta tampilan visual yang dinilai terlalu “mengkilap”.
Reaksi negatif pun cepat menyebar di media sosial. Salah satu pengguna Bluesky melontarkan kritik yang menyoroti ironi antara promosi turnamen berhadiah besar dan dugaan penghematan biaya produksi trailer. “ Imagine bragging in your trailer that you have the most money of any tournament, while refusing to pay animators to make your trailer. ” tulis pengguna tersebut.
Di tengah polemik itu, seorang moderator server Discord resmi City of the Wolves mengumumkan pengunduran diri, yang dipandang sebagai sinyal kekecewaan mendalam dari sebagian komunitas. Sentimen negatif terhadap penggunaan AI dalam produksi konten kreatif, terutama oleh studio besar, turut mengemuka dalam perbincangan para penggemar.
Terlepas dari kontroversi, trailer tersebut juga memuat informasi terkait Season 2. SNK mengumumkan Season 2 akan berjalan bersamaan dengan turnamen game fighting yang diklaim memiliki hadiah tertinggi dan dijadwalkan dimulai pada 22 Januari 2026. Game ini juga telah dikonfirmasi masuk dalam daftar utama game fighting di ajang kejuaraan EVO tahun ini.
SNK turut menyampaikan bahwa karakter Season 2 akan dirilis setiap bulan, dari Januari hingga Juni 2026, dengan total enam karakter baru. Empat karakter yang sudah diungkap adalah Kim Jae Hoon, Nightmare Geese, Blue Mary, dan Wolfgang Krauser. Dua karakter lainnya belum diumumkan, meski salah satunya diisyaratkan berpotensi merupakan Kenshiro, protagonis Fist of the North Star.
Jadwal rilis bulanan tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan pengamat industri karena dinilai sangat cepat untuk standar game fighting modern. Sebagai perbandingan, judul lain seperti Tekken 8, Street Fighter 6, dan Granblue Fantasy Versus: Rising umumnya menambahkan karakter DLC setiap tiga hingga empat bulan.
Kecepatan rilis itu dikhawatirkan membuat konten untuk paruh kedua tahun menjadi minim, serta memunculkan dugaan bahwa tim pengembang tengah mempercepat penyelesaian pengembangan City of the Wolves. Selain itu, jadwal yang padat juga berpotensi memicu persoalan keseimbangan permainan atau perilaku karakter yang tidak diinginkan, meski hal tersebut masih perlu dibuktikan.

