Konser Seri Master: Musik Johann Sebastian Bach, Vol. 2 dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret 2026 pukul 19.30 di Konservatorium Musik Kota Ho Chi Minh. Komposer sekaligus Seniman Berprestasi Tran Vuong Thach akan memimpin konser tersebut.
Konser ini menjadi penampilan awal Tran Vuong Thach pada 2026, setelah ia menerima penghargaan “Golden Mai Award of Gratitude” dari surat kabar Nguoi Lao Dong pada ajang Golden Mai Awards ke-31, 29 Januari, di Teater Kota. Malam penganugerahan itu disiarkan langsung di VTV 9. Bagi Tran Vuong Thach, konser ini menegaskan keberlanjutan perjalanannya menghadirkan musik klasik dan musik kamar kepada publik melalui konser-konser bergengsi di Kota Ho Chi Minh.
Di tengah dinamika kota modern, konser yang didedikasikan untuk Johann Sebastian Bach disebut memiliki makna khusus. Dalam materi pengantar program, Bach juga dikutip sebagai komposer yang pernah dipuji Claude Debussy sebagai “dewa yang murah hati yang harus dipuja oleh semua seniman untuk perlindungan dari kebosanan.” Konser ini diposisikan bukan semata pertunjukan, melainkan upaya menelusuri kembali warisan musik yang telah bertahan lebih dari tiga abad.
Program akan dibuka dengan Concerto in C minor untuk dua piano dan alat musik gesek (BWV 1060), menampilkan solis Pham Nguyen Hoai Trang dan Pham Nguyen Anh Vu. Karya ini menghadirkan dialog antarpiano dalam struktur yang menempatkan tiap tema saling memantul dan berkembang melalui lapisan harmoni.
Selanjutnya, untuk pertama kalinya di Vietnam, akan dipentaskan Concerto in A minor untuk seruling, biola, piano, dan alat musik gesek (BWV 1044). Dalam karya ini, seruling Prof. Terri Sundberg disebut menonjol dengan timbre yang jernih, biola Prof. Chuong Vu menghadirkan warna intelektual, sementara piano Nguyen Thuy Yen berperan sebagai landasan struktural.
Memasuki bagian kedua, konser dibuka dengan Concerto in D minor BWV 1043R yang ditranskripsikan untuk biola dan viola, dibawakan oleh Prof. Dr. Chuong Vu dan Tran Hoang Yen. Salah satu sorotan program ini adalah penampilan perdana bagian cadenza, yang dipandang sebagai pilihan inovatif dalam cara seniman kontemporer berinteraksi dengan warisan musik—bukan sekadar mereproduksinya.
Rangkaian konser ditutup dengan Orchestral Suite No. 2 in B minor (BWV 1067). Di bawah arahan Tran Vuong Thach dan dengan pemain biola utama tamu Seniman Berprestasi Tang Thanh Nam, Vietnam Classical Players disebut berupaya menghadirkan ruang apresiasi di mana karya Bach terasa hidup bagi penonton masa kini.
Penyelenggara menekankan nilai pertemuan lintas generasi dan latar pendidikan internasional dalam konser ini, mulai dari Prof. Dr. Terri Sundberg (UNT College of Music, Amerika Serikat), Prof. Dr. Chuong Vu, hingga musisi muda yang berkembang dalam lingkungan musik Vietnam. Pertemuan tersebut dipandang mencerminkan proses integrasi kehidupan musik klasik Vietnam.
Konser Seri Master ini diselenggarakan oleh Saigon Classical dan Saigon Chamber Music Society, yang disebut menjalankan upaya berkelanjutan membangun komunitas apresiasi musik klasik di Kota Ho Chi Minh. Saigon Classical Music Group, yang didirikan pada 2005, memiliki tujuan menciptakan ruang agar musik klasik lebih mudah diakses masyarakat. Dalam konteks strategi berkelanjutan Kota Ho Chi Minh untuk mengembangkan industri budaya, program-program semacam ini dinilai berkontribusi membentuk ekosistem budaya yang lebih kuat.

