BERITA TERKINI
Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Ajak Pelestarian Musik Daerah untuk Dukung Ekonomi Kreatif

Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah Ajak Pelestarian Musik Daerah untuk Dukung Ekonomi Kreatif

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melestarikan musik daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif. Menurutnya, keberagaman musik lokal yang dimiliki berbagai daerah perlu dirawat agar tetap hidup dan dapat memberi manfaat lebih luas.

Sarif menyampaikan, musik daerah berpotensi berperan dalam pengembangan ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal, penguat identitas budaya, serta pendukung sektor pariwisata. Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus diawali dengan pelestarian musik daerah yang sudah ada.

“Namun itu semua perlu didahului bagaimana kita melestarikan musik daerah yang kita miliki, untuk selanjutkan dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya, sekaligus dikembangkan sebagai ekonomi kreatif,” kata Sarif.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia memperingati Hari Musik Nasional setiap 9 Maret, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2013. Dalam konteks itu, Sarif menilai Jawa Tengah memiliki kekayaan musik yang besar dengan ciri khas dan keunikan masing-masing daerah.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Kakung ini mengatakan, musik daerah perlu dirawat dan dikembangkan melalui langkah bersama. Ia menilai narasi industri kreatif tidak semata-mata berbicara soal ekonomi, tetapi juga bagaimana warisan budaya lokal tetap relevan dan menarik bagi generasi masa kini.

Kakung menambahkan, daerah dapat mengembangkan musik lokal melalui berbagai aksesori kreatif agar musik tradisional terdorong “naik kelas”, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing. Ia juga menyoroti fungsi musik yang beragam, tidak hanya sebagai ekspresi kreativitas dan kebahagiaan, tetapi juga sebagai alat pemersatu dan perdamaian.

Selain itu, ia menyebut musik sebagai salah satu dari 16 subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas dan dinilai potensial dikembangkan di berbagai daerah di Jawa Tengah. Menurutnya, keterkaitan musik dengan budaya dan pariwisata membuat subsektor ini dapat menjadi salah satu penggerak baru perekonomian daerah.