BERITA TERKINI
Wali Kota Solo Perkenalkan Wellness Tourism kepada Delegasi NPC se-ASEAN

Wali Kota Solo Perkenalkan Wellness Tourism kepada Delegasi NPC se-ASEAN

Wali Kota Surakarta Respati Ardi memperkenalkan potensi wellness tourism Kota Solo kepada delegasi National Paralympic Committee (NPC) se-ASEAN dalam jamuan di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta. Kegiatan ini memanfaatkan momentum kunjungan Presiden dan delegasi NPC, sekaligus menampilkan perpaduan budaya Jawa dan layanan wisata kesehatan.

Acara bertajuk “A Night of Warmth and Belonging: From Solo to Our ASEAN Family” digelar di Ndalem Purwohamijayan pada Kamis malam. Delegasi yang hadir berasal dari Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Filipina, Singapura, hingga Timor Leste.

Dalam jamuan tersebut, Respati menyuguhkan makan malam khas Solo yang diiringi alunan gamelan serta pertunjukan Tari Sekar Yudhaningrum. Para tamu juga diperkenalkan dengan layanan wellness tourism seperti pijat, spa massage, hingga terapi olahraga.

Respati mengatakan Solo tidak hanya dikenal sebagai kota budaya dan wisata, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor wisata kesehatan yang menawarkan kenyamanan dan relaksasi bagi wisatawan. “Jadi kita sedang mempromosikan kepada delegasi NPC se-ASEAN, mulai dari hidangan makan malam hingga wellness yang kita sediakan. Ini akan menjadi potensi wisata baru untuk menjamu tamu yang hadir di Kota Solo,” kata Respati. Ia optimistis wellness tourism dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain promosi wisata, Respati menegaskan pertemuan dengan delegasi NPC ASEAN juga menjadi simbol komitmen Solo dalam membangun lingkungan yang inklusif dan ramah disabilitas. Pemerintah Kota Surakarta, menurutnya, terus berupaya menghadirkan fasilitas dan layanan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. “Momen ini juga mengingatkan bahwa kesediaan Solo untuk inklusi bukan hanya sekadar kebijakan. Ini adalah kehadiran nyata dan keberanian untuk semua,” tuturnya.

Sejumlah delegasi mengaku puas setelah mencoba layanan terapi yang diperkenalkan. Presiden NPC Timor Leste Mateus Lukas menyebut sambutan di Solo berkesan dan merasakan manfaat setelah menjalani terapi olahraga dari San.Dahayu. “Pelayanan di sini sangat bagus. Awalnya tubuh saya terasa sakit karena dulu saya mantan atlet dan pernah mengalami cedera di bahu. Setelah mendapatkan terapi, sekarang saya merasa lebih bebas dari ketegangan otot. Dulu terasa kurang fit, sekarang sudah lebih fit,” ujarnya.

Mateus juga mengatakan dirinya telah beberapa kali berkunjung ke Solo dan berencana kembali pada bulan depan untuk agenda pemilihan Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF). “Saya sudah tiga kali ke Solo. Dua kali datang sebagai atlet, dan kali ini sebagai NPC. Bulan depan kami akan datang lagi untuk memilih Presiden APSF atau ASEAN Para Sports Federation. Nanti saya akan menikmati wellness tourism ini lagi,” katanya.

Presiden NPC Filipina Michael Barredo menyampaikan pengalaman serupa setelah menerima layanan spa massage. Ia mengaku tubuhnya lebih rileks, terutama pada bagian bahu dan punggung. “Saya sudah tidak terlalu muda lagi dan merasakan keluhan di bahu serta punggung. Setelah mendapatkan layanan ini, saya merasa jauh lebih baik dan siap untuk perjalanan jauh ke Manila. Ini sangat menenangkan dan sangat baik untuk tubuh saya,” pungkasnya.