BlackPink merilis video musik (MV) untuk lagu “Go” pada 27 Februari. Lagu ini menjadi trek utama mini-album terbaru mereka berjudul Deadline, sekaligus menandai reuni Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa setelah 3 tahun 5 bulan sejak album Born Pink.
Dalam perilisan tersebut, “Go” mencatat capaian cepat di YouTube. Hanya dalam delapan menit sejak tayang, MV “Go” dilaporkan telah menembus 1 juta penayangan, memperpanjang rekor yang sebelumnya diraih grup tersebut di platform itu.
Secara musikal, “Go” mempertahankan karakter ritme enerjik yang kerap diasosiasikan dengan BlackPink. Lagu ini menonjolkan bagian refrain yang eksplosif, dengan dorongan tempo yang terus meningkat sejak awal hingga klimaks menjelang akhir durasi hampir tiga menit.
Lirik “Go” ditulis sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Bagian chorus dibuat ringkas dan mudah diingat, termasuk penggalan “BlackPink'll make ya.” Sepanjang lagu, pesan keberanian dan kebersamaan ditegaskan sebagai benang merah yang membentuk identitas lagu tersebut.
MV “Go” dibangun lewat narasi visual dengan unsur metafora. Video dibuka dengan gambaran laut bergelombang, memperlihatkan ombak besar yang menghantam lambung kapal. Keempat anggota muncul di atas dek di tengah angin kencang, dengan palet warna sejuk dan potongan gambar cepat yang membangun ketegangan sejak awal.
Di bagian tengah, latar berubah drastis menjadi lanskap lava merah menyala. Tanah tampak retak dengan aliran lava di bawah cahaya merah-oranye yang kontras, berhadapan dengan kostum serta ekspresi para anggota yang digambarkan dingin dan tanpa emosi.
Menjelang penutup, visual kapal tidak lagi dibatasi oleh lautan. Kapal digambarkan terlepas dari daratan dan bergerak menuju luar angkasa, memperluas skala cerita dari samudra hingga alam semesta.
Selain “Go”, mini-album Deadline turut memuat “Jump”, lagu hardstyle EDM yang sebelumnya telah dirilis dengan nuansa bersemangat dan eksplosif. Lagu “Me and My” memadukan hip-hop retro dengan sentuhan brass halus, sementara “Champion” digambarkan sebagai lagu penyemangat yang penuh harapan. Album ditutup oleh “Fxxxboy”, yang menonjolkan kekayaan vokal masing-masing anggota melalui nada liriknya.
Lima lagu dalam Deadline disebut memiliki tema yang selaras, yakni menampilkan evolusi musik BlackPink yang terus berkembang serta ambisi mereka untuk mencapai puncak baru.

