BERITA TERKINI
Gia Lai Siapkan Rangkaian Program 2026 untuk Lestarikan dan Promosikan Warisan Musik Gong dan Gendang

Gia Lai Siapkan Rangkaian Program 2026 untuk Lestarikan dan Promosikan Warisan Musik Gong dan Gendang

Pemerintah Provinsi Gia Lai merencanakan berbagai program dan kegiatan pada 2026 untuk melestarikan sekaligus mempromosikan nilai warisan Ruang Budaya Gong Dataran Tinggi Tengah. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari pendataan, pemulihan ritual, hingga penyelenggaraan pertunjukan rutin.

Dalam pelaksanaannya, Gia Lai melakukan investigasi dan survei terkait keberadaan gong serta para praktisinya. Pemerintah provinsi juga menargetkan pemulihan sejumlah ritual dan festival yang menggunakan gong dari kelompok etnis Bahnar dan H’rê. Selain itu, akan dibuka kelas-kelas pembelajaran untuk memainkan dan menyetel gong bagi masyarakat Bahnar, Jrai, Cham, dan H’rê di wilayah tersebut.

Pada 2026, provinsi ini berencana menghidupkan kembali ritual dan festival yang menggunakan gong dan gendang dari komunitas Bahnar dan H’rê. Di waktu yang sama, program pertunjukan rutin bertajuk “Pertunjukan Gong dan Gendang Akhir Pekan - Nikmati dan Alami” dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu malam.

Gia Lai juga menyiapkan kegiatan menampilkan Ruang Budaya Gong di museum serta memamerkan warisan Ruang Budaya Gong provinsi. Agenda lain yang direncanakan adalah Festival Budaya Etnis Provinsi Gia Lai pada April 2026 dan Festival Gong Internasional Gia Lai yang ditargetkan berlangsung pada kuartal keempat 2026.

Di bidang dukungan kebijakan, pemerintah provinsi menyusun skema bantuan untuk pemulihan Ruang Budaya Gong di Gia Lai. Salah satu rencana yang disiapkan ialah dukungan keuangan bagi desa-desa etnis minoritas Bahnar, Jrai, Cham, dan H’rê untuk membangun rumah komunal tradisional, dengan prioritas pada destinasi wisata berbasis komunitas. Besaran dukungan direncanakan tidak melebihi 1 miliar VND per proyek.

Selain pembangunan rumah komunal, pemerintah provinsi akan menyusun usulan kebutuhan berdasarkan hasil survei dan penilaian jumlah gong yang ada saat ini. Usulan tersebut mencakup permintaan gong, pakaian tradisional, perhiasan, alat musik tradisional, serta peralatan terkait. Dukungan pembelian direncanakan diprioritaskan bagi desa-desa yang memiliki organisasi pariwisata komunitas.

Gia Lai juga menegaskan rencana untuk mempertahankan kegiatan pertunjukan dan pertukaran gong baik di dalam maupun luar negeri, serta melanjutkan kebijakan dukungan bagi para pengrajin sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan, di wilayah barat provinsi pemerintah melakukan survei, perancangan, dan pemasangan panggung permanen guna menggelar pertunjukan gong secara rutin. Fasilitas yang direncanakan meliputi panggung pertunjukan, model rumah komunal atau rumah panggung, dermaga air, tiang upacara, area api unggun, serta elemen dekoratif lainnya.