Google Indonesia menyatakan mengutamakan aspek keamanan dan privasi pada Lyria 3, fitur pembuat musik berbasis kecerdasan buatan dari Gemini. Perusahaan juga menegaskan komitmen untuk menjaga hak cipta musik orisinal yang digunakan.
Manajer Komunikasi Google Indonesia, Feliciana Wienathan, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan model yang mengacu pada prinsip-prinsip AI, termasuk meminimalkan kemiripan (likeness) dengan karya yang sudah ada. “Pasti. Mungkin sebisa mungkin model yang kita train [latih] berdasarkan prinsip-prinsip AI. Jadi memang mungkin kemiripan, likeness, diusahakan semaksimal mungkin,” ujarnya kepada wartawan, dikutip Sabtu (28/2/2026).
Dalam Lyria 3, pengguna dapat membuat lagu berdurasi sekitar 30 detik yang dapat mencakup instrumen, vokal, dan lirik.
Feliciana menambahkan, perlindungan keamanan dan privasi tidak diterapkan belakangan, melainkan sudah menjadi bagian dari desain awal fitur tersebut.

