Irene Red Velvet bersiap menyapa penggemar lewat album solo penuh pertamanya bertajuk Biggest Fan yang dijadwalkan rilis pada 30 Maret 2026. Menjelang perilisan tersebut, Irene membagikan highlight medley yang memuat cuplikan seluruh lagu dalam album.
Video highlight medley itu diunggah melalui kanal YouTube resmi Irene pada Selasa (24/3/2026). Dalam cuplikan tersebut, Irene menampilkan 10 track dengan ragam warna musik, mulai dari pop, R&B, dance, hingga house, sembari memamerkan karakter vokalnya di tiap lagu.
Dari sisi visual, highlight medley dikemas dengan konsep retro, menampilkan adegan seolah lagu-lagu diperdengarkan satu per satu melalui layar televisi mungil.
Cuplikan dibuka oleh “Best Believe”, lagu pop R&B dengan synth bernuansa dreamy dan ritme hip hop yang manis. Lagu ini digambarkan membawa pesan untuk melangkah maju berlandaskan kepercayaan diri yang dibangun seiring waktu.
Berikutnya, “Don’t Wanna Get Up” menghadirkan suasana misterius namun lembut. Berbasis electro pop bernuansa house, lagu ini menggambarkan keadaan melampaui batas dan tidak terikat oleh emosi apa pun.
“Wasteland” kemudian hadir dengan nuansa dreamy layaknya berjalan di dunia mimpi. Beraliran pop, lagu ini bercerita tentang perjalanan menuju ruang ideal yang memungkinkan seseorang hadir sebagai dirinya sendiri.
Nuansa berubah lewat “Black Halo” yang ditampilkan intens dengan harmoni gospel yang megah. Lagu R&B bertempo sedang ini mengangkat cerita tentang momen melepaskan harapan dan ekspektasi yang dianggap sia-sia.
Dari sana, “Face to Face” menonjolkan vokal emosional dengan balutan pop R&B yang terdengar grand. Lagu ini disebut mengisahkan penerimaan diri.
“Spit It Out” membawa energi yang lebih tegas. Lagu ini bercerita tentang kejujuran dalam mengekspresikan diri, termasuk pada sisi negatif, dengan nuansa menegangkan yang membangkitkan semangat.
Setelah itu, “Million Miles Away” menghadirkan suasana lebih santai dan nostalgik lewat gaya retro yang ringan namun tetap upbeat. Lagu ini berkisah tentang kebebasan—meninggalkan keseharian dan tiba-tiba berada di tempat yang asing.
“Love Can Make A Way” tampil romantis dengan cerita tentang kekuatan cinta yang datang bersama rasa nyaman dari diri di masa lalu. Lagu ini juga menonjolkan vokal Irene yang lembut.
Menjelang penutup, “MTV (My Timeless Video)” disebut sebagai lagu khusus untuk penggemar. Lagu ini mengangkat memori berharga yang dibagi bersama, hubungan yang tidak berubah, serta dukungan satu sama lain.
Highlight medley ditutup dengan cuplikan lagu utama “Biggest Fan” yang menampilkan energi cerah dan ceria. Melalui album ini, Irene tak hanya menawarkan eksplorasi lintas genre, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang ia gambarkan dekat dengan keseharian.

