BERITA TERKINI
Kompetisi Musik Pelajar Seri Surabaya Raya Digelar 26 Februari–1 Maret 2026, Diikuti 100 Peserta

Kompetisi Musik Pelajar Seri Surabaya Raya Digelar 26 Februari–1 Maret 2026, Diikuti 100 Peserta

Kompetisi Musik Pelajar (KMP) kembali digelar di Rahang Tuna Surabaya pada 26 Februari hingga 1 Maret 2026. Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua, dengan peserta yang datang dari berbagai kota di Jawa Timur.

Dalam seri Surabaya Raya tersebut, sebanyak 100 peserta ambil bagian untuk menunjukkan kemampuan sesuai kategori yang dipertandingkan. Cabang yang dilombakan meliputi solo vokal, solo drum, solo gitar elektrik, bas elektrik, biola, piano, keyboard, kendang, hingga band. Setiap hari, sekitar 25 peserta tampil dalam kompetisi.

Panitia penyelenggara sekaligus juri KMP, Adi Nugroho, menyebut kategori drum menjadi instrumen dengan jumlah pendaftar terbanyak. Sementara itu, kategori kendang belum memiliki pendaftar. “Instrumen drum paling banyak pendaftarnya. Sebaliknya, kategori kendang saat ini belum ada pendaftarnya sama sekali. Jumlah peserta dari Jawa Timur di seri Surabaya Raya ini cukup merata dari berbagai kota, seperti Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, serta Blitar,” kata Adi Nugroho pada 1 Maret 2026.

KMP diselenggarakan oleh Adi Nugroho Music Course dan dalam satu tahun biasanya mengadakan tiga seri, yaitu Surabaya Raya, Jawa Timur, dan Nasional. Kompetisi pada periode ini merupakan seri Surabaya Raya. Adapun seri Jawa Timur direncanakan berlangsung pada Juni 2026, sedangkan seri Nasional dijadwalkan pada November 2026.

Sebelum terdaftar sebagai peserta, pelajar diminta memenuhi persyaratan administrasi, termasuk bukti identitas sebagai pelajar aktif melalui kartu pelajar, akta kelahiran, atau surat pengantar sekolah. KMP diikuti pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA, dengan tujuan mendukung orang tua dan siswa untuk memperoleh pengakuan prestasi di bidang musik.

Khusus kategori band, kompetisi diikuti peserta mix youth (remaja campuran). Dalam pelaksanaannya, KMP menerapkan sistem Penilaian Langsung Terbuka, di mana peserta menerima komentar dan nilai dari juri segera setelah penampilan. “Kompetisi ini mengusung sistem Penilaian Langsung Terbuka, peserta akan mendapatkan komentar dan nilai langsung dari juri tepat usai penampilan mereka,” ujar Adi.

Masukan dari juri diberikan sebagai bahan evaluasi agar peserta dapat meningkatkan penampilan di kesempatan berikutnya. Penilaian dituangkan dalam bentuk medali Gold (Emas), Silver (Perak), dan Bronze (Perunggu). Skor diumumkan secara terbuka dan disaksikan peserta, orang tua, serta pelatih yang hadir di lokasi. KMP juga konsisten tidak memberikan hadiah berupa uang tunai.