Kota Malang disebut menjadi kota pertama yang melaksanakan konser musik poliponi. Informasi tersebut tercantum dalam judul berita yang beredar.
Namun, naskah berita yang tersedia tidak memuat keterangan lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan, lokasi, pihak penyelenggara, maupun rangkaian acara konser tersebut. Isi yang ada justru menampilkan pesan kesalahan teknis pada laman, sehingga detail informasi kegiatan tidak dapat diketahui dari materi yang diterima.

