Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Musisi senior Donny Fattah dikabarkan meninggal dunia. Informasi wafatnya Donny disampaikan pihak keluarga melalui pesan singkat yang beredar.
Dalam pesan tersebut, keluarga memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. “Innalillahi wa innalillahi raji’un, bapak saya, Donny Fattah, telah meninggalkan kita semua. Mohon doanya ya,” tulis pesan dari keluarga.
Kepergian Donny Fattah meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, serta para pecinta musik Indonesia. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai musisi yang turut mewarnai perjalanan musik Tanah Air.
Menurut informasi yang dihimpun, jenazah Donny Fattah berada di rumah duka Rumah Sakit Fatmawati. Kabar duka juga disampaikan melalui unggahan akun Instagram @godblessrocks yang menyebut Donny sebagai bassist sekaligus salah seorang pendiri God Bless. Dalam unggahan itu, pihak yang menyampaikan turut memohon maaf apabila semasa hidup almarhum memiliki kesalahan, serta mendoakan agar amal dan kebaikannya diterima.
Hingga saat ini, belum ada informasi rinci mengenai rencana pemakaman almarhum.
Ucapan belasungkawa mulai mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Abdee Negara yang menuliskan doa agar almarhum mendapatkan ketenangan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Donny Fattah memiliki nama lahir Jidon Patta Onda Gagola, lahir pada 24 September 1949. Ia dikenal sebagai musisi dan pencipta lagu Indonesia, serta salah satu pendiri sekaligus bassis grup musik God Bless. Donny juga pernah tercatat sebagai anggota grup musik Gong 2000.
Dalam perjalanan kariernya, Donny kerap terlibat dalam penggarapan album sejumlah penyanyi bernuansa rock, di antaranya Ikang Fawzi dan Nicky Astria. Musisi berdarah Maluku Utara ini terjun ke dunia musik sejak usia belasan tahun, antara lain dengan membentuk grup band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe pada 1965, lalu bergabung dengan Fancy Junior pada 1968.
Donny dikenal sebagai salah satu pilar penting God Bless, bersama Achmad Albar, Fuad Hassan (alm), Yockie, dan Ludwig Lemans. Perjalanan bermusik mereka disebut bermula dari panggung rock di Lemans Pub, saat masih menggunakan nama Crazy Wheels, yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya God Bless. Grup ini dibentuk pada 5 Mei 1973 dan tampil di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

