BERITA TERKINI
Orkestra Simfoni Angkatan Darat Vietnam Gelar Pertunjukan Perdana “Suara di Bawah Sinar Matahari”

Orkestra Simfoni Angkatan Darat Vietnam Gelar Pertunjukan Perdana “Suara di Bawah Sinar Matahari”

Pertunjukan perdana Orkestra Simfoni Angkatan Darat Vietnam (MSO) digelar di Teater Ho Guom, menandai tonggak baru bagi keberadaan orkestra simfoni reguler di dalam Tentara Rakyat Vietnam. Program ini disebut sebagai wujud penegasan karakter, disiplin, dan kompetensi profesional, yang terlaksana di bawah arahan Komisi Militer Pusat dan Kementerian Pertahanan Nasional melalui koordinasi antarinstansi dan unit, dengan peran penting Universitas Kebudayaan dan Seni Militer.

Dalam suasana artistik sekaligus akademis, para musisi mengajak penonton mengikuti perjalanan musikal bertajuk “Suara di Bawah Sinar Matahari”. Rangkaian pertunjukan dirancang untuk membawa audiens dari kenangan masa lalu menuju aspirasi masa depan, dengan tema “sinar matahari” yang hadir sebagai benang merah artistik sekaligus simbol cahaya revolusi dan cita-cita yang dijunjung Tentara Rakyat Vietnam.

Program dibagi dalam tiga bab. Bab I, “Cahaya Penuntun Matahari”, menghadirkan kembali melodi-melodi revolusioner yang telah akrab di telinga publik, dan disebut membangkitkan ingatan lintas generasi pada masa kecil serta masa muda yang penuh semangat. Bab II, “Bintang di Topi, Bendera di Hati”, menempatkan citra prajurit dan kebanggaan nasional dalam bahasa musik simfoni yang khidmat. Sementara Bab III, “Suara Era Baru”, menggambarkan transformasi, integrasi, dan kreativitas Angkatan Darat dalam membangun landasan spiritual masyarakat.

Penyajian karya-karya revolusioner dalam format simfoni juga dipandang membuka ruang apresiasi baru. Instrumen klasik Barat dipadukan dengan melodi yang familiar, menghadirkan pendekatan yang dinilai lebih segar dan membuat musik klasik lebih mudah diakses, terutama oleh generasi muda.

Mayor Jenderal sekaligus musisi Nguyen Duc Trinh, Presiden Asosiasi Musisi Vietnam, menilai pembentukan MSO menunjukkan peran Angkatan Darat tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga sebagai subjek kreasi budaya. Menurut dia, hal ini berkontribusi meningkatkan kehidupan estetika dan menghubungkan sejarah dengan masa kini.

Bagi hampir 200 seniman dan musisi yang terlibat, konser perdana ini disebut bukan sekadar penampilan, melainkan perwujudan mimpi untuk berkontribusi dalam seragam militer melalui sebuah orkestra simfoni formal, setelah menjalani latihan intensif selama berhari-hari.

Konser ini juga dipimpin oleh konduktor Le Phi Phi yang baru kembali dari Makedonia. Kehadirannya digambarkan menciptakan dialog musikal antara seorang seniman keturunan Vietnam yang tumbuh di lingkungan yang dikenal sebagai salah satu pusat musik klasik dunia, dengan orkestra yang berdiri di bawah institusi militer Vietnam, sekaligus menandai babak baru dalam kehidupan simfoni negara tersebut.

Melalui keseluruhan program, citra prajurit yang teguh ditampilkan sebagai tema utama. “Sinar matahari” yang berulang dalam karya-karya tersebut ditegaskan sebagai simbol cita-cita revolusioner yang berkomitmen dilestarikan dan dipromosikan MSO, sembari membuka ruang bagi ekspresi musik modern. Peluncuran orkestra ini sekaligus menjadi penegasan bahwa ketika seni dipupuk oleh tanggung jawab dan cinta tanah air, suara yang dihasilkan diharapkan dapat terus menghangatkan hati para pendengar.