BERITA TERKINI
Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Industri Musik Indonesia Berduka

Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun, Industri Musik Indonesia Berduka

Industri musik Indonesia berduka atas meninggalnya penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3). Kabar duka tersebut disampaikan oleh Ikatan Manajer Artis Indonesia (Imarindo) dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga.

Musisi kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 itu meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal. Kepergiannya meninggalkan duka bagi penggemar dan rekan-rekan musisi di Tanah Air.

Vidi dikenal luas lewat karya-karya pop yang populer sejak akhir 2000-an. Perjalanan musiknya dimulai dengan perilisan album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008, yang memperkenalkan karakter vokalnya kepada publik melalui lagu-lagu pop romantis.

Namanya kian melejit pada tahun yang sama saat membawakan ulang lagu “Nuansa Bening” karya Keenan Nasution. Versi yang dinyanyikan Vidi menjadi salah satu lagu yang paling identik dengan dirinya dan kerap menjadi andalan dalam penampilan panggung. Pada awal kariernya, ia juga meraih penghargaan Penyanyi Pria Terfavorit dari MTV Indonesia Awards 2009.

Sepanjang karier, Vidi merilis sejumlah album yang mendapat sambutan positif, di antaranya Yang Kedua (2011), Persona (2016), dan Senandika (2018). Lagu-lagu seperti “Status Palsu” (2009), “Cinta Jangan Kau Pergi” (2011), dan “Tak Sejalan” (2019) menjadi bagian dari deretan karyanya yang dikenal luas.

Album Persona (2016) disebut meraih sertifikasi Triple Platinum setelah lima bulan penjualan fisik mencapai 250.000 keping. Kontribusinya di industri musik juga tercatat melalui berbagai penghargaan, termasuk Artis Solo Pria Pop Terbaik di Anugerah Musik Indonesia 2009 serta Male Singer of the Year di Indonesian Choice Awards 2015.

Di luar rekaman, Vidi juga menggelar konser tunggal “Vidi Aldiano 3 Decades of Love, Life & Music” pada 2019, yang digelar menjelang dirinya berusia 30 tahun. Ia pun aktif di bidang hiburan lain, termasuk sebagai pembawa acara televisi dan juri program pencarian bakat pada pertengahan 2010-an. Dalam pergaulan, ia dikenal dengan julukan “Social Butterfly” karena mudah bergaul dengan banyak selebritas.

Selain itu, Vidi disebut mengembangkan minat bisnis di sektor kreatif dan digital bersama sejumlah mitra. Dalam kehidupan pribadi, ia menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada 2022.

Vidi juga dikenal terbuka mengenai perjuangannya melawan kanker ginjal. Ia menerima diagnosis pada 2019 dan menjalani berbagai perawatan medis. Dalam proses tersebut, ia mempopulerkan istilah “Spa Day” untuk menyebut sesi kemoterapi dan radiasi yang rutin dijalaninya, yang kemudian menjadi salah satu cara ia membagikan pengalaman dan semangatnya kepada publik.

Kepergian Vidi Aldiano menutup perjalanan seorang musisi yang karyanya mewarnai musik pop Indonesia selama lebih dari satu dekade. Lagu-lagu dan kiprahnya di berbagai bidang hiburan meninggalkan jejak bagi industri serta penggemarnya.